About

Khansa isn't my name. Nama gue Funy, 21 tahun dan nggak terlalu doyan camilan ber-MSG tinggi. Gue lulusan Informatika yang menyukai belajar apa saja. Jangan tanya soal passion ke gue. Just treat and judge me as you want. Gue adalah seorang editor yang kerjaannya bukan ngelihatin typo doang.

Sejak di penghujung usia 13 tahun, gue merantau ke Pulau Jawa, tepatnya Bandung dan Jakarta. Begitu banyak petualangan yang gue jalani di sana. Boleh dibilang, pembentukkan karakter gue alami justru lebih banyak dari faktor eksternal. Lalu, di awal 2015, gue kembali ke kota asal yaitu Medan. Selama sekian tahun gue nggak mengamati perkembangan kota Medan tercinta ini. Sampai akhirnya gue "pulang", kemudian perasaan menyesal itu muncul. Gue belum sempat mengambil andil sebagai bagian perubahan kota Medan untuk jadi lebih baik lagi. Gue sadar, udah cukup lama gue melupakan kota ini dan merasa memang Medan agak tertinggal. Gue bertekad, ke depannya akan terus bergerak demi memajukan kota ini, walau mungkin gue hanya seperti piksel-piksel, begitu kecil baginya.

Diary Khansa adalah nama yang diberikan oleh seorang sahabat gue (Deniel Ariesta Ariezona) semasa kami sama-sama bekerja sebagai pustakawan dan pustakawati di sebuah perpustakaan. Dia bilang Khansa adalah seorang pejuang muslimah dan nama itu bagus buat dijadiin nama blog gue. Mungkin aja sekarang Deniel udah lupa sama gue, tapi dia selalu menjadi sejarah di balik blog gue yang pastinya gue kenang.