11 Tren Blogger Indonesia di Tahun 2016

12:39:00 AM


Tren blogger Indonesia?

Hmmm, I think there are no trends, in the classical definition about blogging. Dunia blogging itu bebas. Nggak ada tuh, blogger Indonesia yang diakui sebagai key opinion leader di mana pendapatnya bisa jadi suatu hal yang bener-bener dipertimbangkan. Beda ceritanya sama dunia fashion. Siapa sih, yang ngeraguin artikel fashion trend dari Vogue atau Elle?

Tulisan tren blogger Indonesia ditahun 2016 ini sebatas prediksi gue aja. But, I wish you can get something after you read this. Here we go!

1. Blog for a living: be a niche blogger


Emang sih, udah banyak niche blogger di Indonesia. Tapi, masih lebih banyak lagi blogger yang tetap nge-treat blog mereka layaknya sebuah diary. Ya, contohnya blog gue ini yang super gado-gado. Dengan banyaknya edukasi-edukasi tentang strategi nge-blog, gue yakin sih, tahun 2016 ini bertambah pula blogger yang me-manage blog-nya buat sharing topik khusus. Mulai dari fashion, travel, food, teknologi, ngggg..., macem-macem, deh! Kalo buat yang bingung sama kategorinya sendiri, biasanya ngelabelin blog-nya dengan tag lifestyle. Soalnya, lifestyle punya makna yang luaaaas banget. Bahkan, secercah gagasan ide pun bisa masuk dalam kategori lifestyle, lho.

2. Bukan hanya duduk di belakang layar


Hadir di event-event, bahkan speaks up di sana akan jadi agenda yang semakin penting buat para blogger. Boleh dilihat tahun lalu, gimana antusiasnya blogger-blogger Indonesia mengikuti acara maupun class meeting untuk dapetin berbagai pengetahuan.

Selain buat bahan nge-blog, para blogger menjadikan pertemuan-pertemuan tersebut sebagai ajang aktualisasi diri. Ketika jam terbang udah tinggi, beberapa blogger Indonesia pun dipercaya buat jadi pembicara dan buka coaching class-nya sendiri. Nggak cuma me-market-kan blog-nya aja, kini blogger semakin pede dalam “menjual” dirinya sendiri. Blogger more and more looks like a business person.

3. Mengejar viral content


Sebut saja Hipwee, start-up produktif yang sukses menelurkan banyak konten viral. Pembaca nggak segan-segan untuk nge-share artikel mereka setelah selesai dibaca. Kalo dulu, viral content terbatas karena kekayaan informasi yang bisa didapet, makin kemari sih, unsur entertain jadi unggulan. Dari listicle lucu-lucuan sampe surat termehek-mehek pranikah, semua ada di Hipwee. As a blogger and content creator, we can learn a lot from them.

Selain Hipwee, masih ada juga viral content lain dari kanal video bernama Kok Bisa. Bermacam-macam video edukatif yang dirancang begitu fun, dalam hitungan hari bisa jadi sangat hits. Sssssttt, nggak perlu heran dong, ya, kalo 2016 ini makin banyak blogger yang mengejar viral content...

4. Blogger memperkaya kontennya


Let’s see, blogger Indonesia banyak yang mulai ngebagiin konten-konten valuable bagi pembacanya. Contohnya aja, blog planner buat kita yang pengin lebih serius dan punya komitmen dalam nge-blog. Ada juga yang bikin free course, worksheet, freebies, template, design, atau tutorial yang bisa kita unduh secara gratis. Siapa coba yang nggak suka gratisan?

Ide lainnya adalah blogger memanfaatkan platform lain untuk ngedukung artikel yang diterbitkan. Upload vlog bareng orang lain yang punya pengalaman dalam materi postingan tertentu, oke banget kalo diterapin. Pastinya, jadi lebih interaktif dan lebih menghibur.

5. Endorse? Paid promote? Bloggers start to making their own products!


Fenomena buzzing dan ngepromoin barang dari brand populer maupun online shop baru, kian booming di 2015. Dari yang koar-koar soal produk orang, gue pikir 2016 ini makin banyak blogger yang memasarkan produknya sendiri. Secara, para blogger yang ngepromoin ini kan, emang udah punya massa visitor dan pembaca.

Masih berhubungan dengan poin sebelumnya, misalnya aja, mom’s blogger yang biasa nge-review peralatan ibu menyusui. Doi pernah sharing cara meningkatkan kualitas ASI. Tau-tau, doi jualan berbagai alat pompa ASI atau malah bikin e-book tentang MPASI. Kekuatan blog-nya tentu sangat berpengaruh saat dia cantumin produk terkait di postingannya. It’s an authentic way to monetise our blog.

6. Benefit tambahan dalam newsletter



Ketika nge-suscribe suatu blog, umumnya kita hanya ngedapetin info terkait postingan terbaru dari blog tersebut. Makin lama, blogger juga makin kreatif lho, dalam membuat konten newsletter-nya. Gue sempat nge-suscribe satu blog asal Indonesia yang isinya tentang SEO. Newsletter yang gue dapet, berisi tip dan trik yang dikemas begitu menarik, beserta contoh kasus dan solusinya, bikin gue nggak buru-buru ngapus e-mail-nya. Malahan, gue arsipin supaya gampang buat dibaca. Ibarat business owner, cara ini menambah kekuatan brand para blogger. Worth to try! Cara ini bikin return visitor karena diperlakukan layaknya VIP.

7. Tampilan layaknya website, goodbye typical blog


Kejelasan antarmuka dan kenyamanan baca saat kali pertama diakses, bakal jadi salah satu penentu apakah visitor tertarik untuk menelusuri blog tersebut. Gaya messy blog yang begitu personal akan semakin ditinggalkan. Alih-alih bergaya dengan tumpukan quotes, foto, ataupun list lagu favorit, blogger di 2016 punya kecenderungan untuk membuat tampilan yang clean, minimalis, dan rapi.

8. Mobile friendly: it’s a must



Kemudahan akses blog via mobile pun diperhitungkan. Gimana enggak, hari gini banyak banget kan, user yang ngandalin mobile device-nya? Sehingga, sekarang banyak blogger mengganti tampilan blog-nya dengan responsive template yang apik diakses, baik via PC maupun mobile device. Resize sesuai ukuran layar secara instan dan elegan, sehingga nggak ngerusak tampilan blog saat dibuka di layar kecil. Lagian, Google juga lebih suka blog yang mobile-friendly. Ringan dan cepat.

9. Lebih banyak gambar bernilai estetika


Tahun lalu, berlomba-lomba bikin gambar pendukung maupun infografik udah dilakuin banyak blogger Indonesia. Yep, bisa diperkirain dong, gimana euforia tahun 2016 ini? Nggak perlu jago Photoshop, kok, buat bikin gambar yang menarik. Salah satu website penyedia layanan olah gambar yang mudah digunakan adalah Canva.

10. Isi kolom komentar makin nggak punya kekuatan


Awal-awal nge-blog, gue sering dapet komen blog dari non-blogger. Apalagi, sempet juga tuh, diskusi panjang di kolom komentar. Eh eh, sekarang sih, nggak tau pada terbang ke mana semua, pada beralih interaksinya ke media sosial dan chatting. Malahan, sekarang tuh, yang doyan ngisi komentar adalah tukang obat keliling. Kalopun ada selain mereka, palingan temen-temen blogger baik hati yang ngedorong gue buat konsisten nge-blog, bukannya outsiders.

Nah, gue sebenernya sering sebel sih, kalo komentarnya nggak relevan gitu. Gue nulis apa, komennya apa. Kayaknya sih, nggak bener-bener tertarik baca postingannya, sekadar ninggalin jejak aja, gitu. Ketika bicara soal partnerships, para digital marketing dari perusahaan pun menganalisis peristiwa ini. Alhasil, jumlah komentar postingan nggak bisa jadi parameter besarnya pengaruh seorang blogger. Blog yang mampu melibatkan visitor-nya lah yang akan ditawari kerja sama.

Gue yakin, di tahun 2016 ini, sistem mereka kian mumpuni untuk nge-track trafik atau jumlah klik link dari postingan kita. Makanya, nggak jarang sebuah perusahaan meminta blogger yang diajak kerja sama buat masukin kode HTML tertentu.

11. Yang tadinya enggan bermedsos ria, kini aktif di beberapa akun


Bukannya menyamaratakan semua blogger nggak punya akun medsos, tapi kemarin-kemarin kan, banyak tuh, blogger Indonesia yang enggan spend enough time di social media. Fokus nulis dan berharap penuh sama adsense ataupun fitur link afiliasi di blog. Kalo tembakan para blogger adalah melakukan commercial partnership, bisa dipastikan label blogger akan bergeser menjadi influencer.

Nggak bisa dipungkiri, ngepromosiin sesuatu di social media lebih timeless dan real-time ketimbang nulis banyak karakter dalam postingan blog. Dengan membaca berbagai kesempatan ini, tentunya blogger Indonesia beramai-ramai meningkatkan kepopuleran dan pengaruhnya lewat aktivitas di platform lain. Selain itu, nge-follow up postingan juga jadi lebih gampang.

Mengutip tagline blog FEMTREPRENEUR, “Stop screwing around with your blog and turn it into a badass, profitable business.” Lo nggak dipaksa buat cari keuntungan dari blog, kok, tapi kalo bisa dan berminat, kenapa enggak.


Begitulah kira-kira 11 tren blogger Indonesia di tahun 2016 versi gue. Punya forecast lain versi lo? Bagi-bagi, dong. Kalo perlu, jadi bahan postingan juga! 





Pic source:
unsplash.com
pexels.com
picjumbo.com
pixabay.com
gratisography.com

You Might Also Like

56 comments

Comments
56 Comments
  1. Trennya lain dari pada yang lain ya, Mbak. Kufikir tren gado-gado dengan embel-embel Lifestyle masih bakal tetep hits di tahun ini. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yohiii Mbak. Menggunakan kacamata berbeda agar bisa melihat lebih banyak warna-warni dunia.

      Delete
    2. Wah keren banget mbak katakatanya :D heheh. jadi terispirasi nih

      Delete
  2. Blogku belum mobile friendly. Tampilannya juga masih ala kadarnya :D, Tren aktif di media sosial (share postingan) lumayan tuh mendatangkan pengunjung walau tanpa jejak

    @gemaulani

    ReplyDelete
  3. sering nyoba share link tulisan blog di media sosial yang saya kelola, kaya fanspage dan twitter. grafik pengunjungnya lumayan mencuat.

    ReplyDelete
  4. Trend blogger indo mah kyknya bakalan rame dgn info2 seputar tips & trik dgn berbagai macam konten ktk thn kmrn dmb keyword "cara" jadi semakin merajalela di search engine. Nah buat para publisher mah tren gituan uda lewat soalnya diberbagai komunitas publisher skrg lg doyan main robot soalnya klo soal niche apapun bakal dihajar ama robot2 sakti itu hehehe

    Artikelnya cihui dah kyk yg empunya xixixi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rada nge-junk sebenernya ya kalo pada nekenin di keyword bukan di konten makanya nggak mau kubahas. Kalo kubahas semua, bisa jadi 20 tren mungkin ini hehehe. Hmm, semoga aja content creator-nya juga makin kreatif.

      Bang, jangan bikin geer doooong~

      Delete
  5. Memang seperti hipwee atau idntimes itu memiliki konten yang menarik sehingga banyak sekali pembaca yang tertarik untuk share di socmed mereka apalagi ada tips yang memang dibutuhkan pembaca.
    Blog saya sih masih belum begitu ngehits dan justru malah seperti khansa katakan komentarnya justru jualan obat.hehehe
    makasih infonya bermanfaat deq :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Akak ini pasti yang suka share post galaunya Hipwee ya?
      Iya pasti deh, gitu! *nuduh*

      Ayo Kak, dibenahi lagi blog-nya. Aku lagi ngumpulin semangat juga nih.

      Delete
  6. Luar biasa ulasannay. Tren Blogger 2016 ini memang sudah muncul geajalanya sekarang. Tren BLOG FOR LIVING bagi sebagian blogger menjadi prioritas dimana BLOG dijadikan salah satu sarana menghimpun pundi pundi rupiah. Saya kira tren Nomor 1 ini akan langgeng sepanjang masa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Pak. Saya juga berkeinginan buat blog lain dengan topik khusus. Hanya saja, masih merasa kesulitan untuk mengaturnya.

      Delete
  7. Setuju ama Funy Tehpocii, "2016 ini makin banyak blogger yang mengejar viral content...". Lagi trend banget ini, ditambah lagi konten viral yang sengaja disebar jejaring sosial untuk memperkuat blog. trendnyasudah sangat terlihat di 2015 dan akan tetap menjadi tren di 2016 ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yaaaap, betul banget. Melanjut apa yang hype di 2015, lalu diperkuat dari berbagai sisi.

      Delete
  8. Kita sebagai blogger juga di depan layar, kok. Di depan layar komputer sih maksudnya, hehe. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukan hanya di belakang, tapi juga di depan gitu? xDbb
      *nyebur ke jurang*

      Delete
  9. Tren yg lagi rame adalah pada balik ke template bawaan blogger, karena udah eye catching, SEO Friendly, ringan, dan simpel. Katanya sih gitu...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo udah bosen, download template lagi. Hahahaha.

      Delete
  10. paid promote dibayar pisang gitu yaa, kahaha gambarnya lucu lucu, paling stuju sama mobile friendly, karena kebanyakan sekarang orang baca blog lewat hape kan yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maksudnya, pisangnya dijual pake apps kayak kata Bang Agoez xDbb

      Hape poliponik juga, Bang?

      Delete
  11. hampir beberapa trend diatas telah berjalan di 2015, tapi 2016 akan semakin menggila lagi,, koment di blog emang sangat susah saat ini,, kebanyakan para spammer yang koment demi sebuah backlink,,, robot" semakin banyak bertebaran demi pundi-pundi dolar...

    semoga aja blogger tetap pada etikanya yang menyebar informasi bermanfaat.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba perhatiin baik-baik, Funy emang bilang udah berlangsung dari 2015. Hehehe. Cuma ya, pastinya kesempatannya makin kecil karena sekarang banyak yang semakin well-educated. :D

      Delete
  12. Wah jadi nambah wawasan nih dan emang bener kalo ngeblog sepertinya ke depan bakal menjadi sebuah pekerjaan yang keren.. Kerja apa mas? Blogger... kaya gimana gitu... hahaha

    Tren trennya kayanya nih beneran kejadian, apalagi yang mulai endorse - endorse, soalnya jualan online makin mudah :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Antara keren atau... "Itu kerjaan apa ya, Mas?"
      Dua sisi mata pisau, soalnya nggak banyak yang tau blogger itu apa. Terus, bisa dianggep kerjaannya nggak jelas. Mungkin, setenar Sonia Eryka dulu deh, baru orang-orang mau ngakui. Hihihi

      Delete
  13. Blogger start making their own product, nah ini...

    lagi merintis my own product (biar bisa ngeendorse, hoho) Semoga tahun ini jadi titik sejarah untuk brandku.

    Eaaakkk aamiin :v

    @onlykharisma

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiiiin. Semangat Mbak-nya!
      Kejar terus target yang ingin dicapai ya :)

      Delete
  14. Makasih banget kak infonya :D
    terutama di point 7. aku udah lama nggak ngeblog lagi (sempet hilang entah kemana di tahun 2014-2015). dan di tahun ini pengen coba aktif lagi. bener juga, sekarang kita harus ganti tampilan blog yg lebih responsive, karena sekarang semua orang udah pada pake smartphone semua

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuhuuu, Mas. Senang rasanya jika bisa berbagi informasi yang bermanfaat. Mari edit-edit lagi blog-nya :D

      Delete
  15. Makasih ya Mbak infonya bermanfaat sekali, kebetulan saya masih pemula jadi butuh banget informasi penting seputar dnia blog. Salam kenal juga dari Malang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama, semoga bisa menambah semangat nge-blog.
      Salam dari Medan. ^^

      Delete
  16. keren mba postingannya. aku juga udah mulai giat nulis lagi dengan keberadaan blog baru ku. Tren blog 2016, semoga makin banyak job yg didapet. amin
    tampilan blognya cantik mba. simple.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih, Mbak. Semoga makin produktif ya!

      Delete
  17. Trend blogger indonesia sih bakalan habis - habisan di seputar informasi lifestyle macam on the spot gitu. nge viral deh kalo kata kamu. hehe.

    kalo blog berkonten khusus sih biasanya bagi orang - orang yang memang pengen jadi pro di blog (menghasilkan pundi - pundi uang). ini kalo menjadi tren sekarang lho ya. berbeda dengan blogger jaman baheula yang niche nya dengan topik tertentu karena memang penulisnya suka dan cinta dengan konten ituuu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ahhhhh paragraf kedua komen kamu, nusuk sih. Hahahaha. Sebenernya gak masalah kan ya cari keuntungan. Tapi, banyak yang kontennya jadi gitu-gitu aja karena langsung narget ke arah sana. Sangat disayangkan. :(

      Delete
  18. yup, aku setuju dengan beberapa tren di atas, blogger dituntut untuk lebih berkreasi, mengeluarkan kreatifitas yang dimiliki :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yoi banget, think out of box or think no box!

      Delete
  19. Katanya "Nggak ada tuh, blogger Indonesia yang diakui sebagai key opinion leader di mana pendapatnya bisa jadi suatu hal yang bener-bener dipertimbangkan." tapi kok disanggah di bawahnya, "kekuatan blog-nya tentu sangat berpengaruh saat dia cantumin produk terkait di postingannya. It’s an authentic way to monetise our blog."? Bukankah itu berarti pendapatnya bener-bener dipertimbangkan juga? :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maksudnya, kekuatan secara personally, bukan secara global punya pengakuan banyak orang. Misalnya, kenapa seseorang yang sering bikin food review pada akhirnya diajakin food testing sama restoran? Karena dianggap dia sering icip-icip makanan dan udah punya massa yang suka baca tulisan tentang kuliner. Nah, apakah blogger itu opininya diakui semua blogger kuliner di Indonesia? Belum tentu. :D

      Delete
  20. iya nih, yang hobi komen sekarang malah tulang jual obat, peninggi badan dll. komennya juga ngiklan. kan sebel.

    blogku sepertinya bakalntetap jadi gado-gado. secara mood nulisnya juga gado-gado. hari ini pengen nulis kuliner, besok nulis puisi galau hahhahaa..

    ReplyDelete
  21. Iyap, sejak menggeluti dunia blogger, mau gak mau buat akun di beberapa medsos. Facebook, Twitter, Path, Instagram, G+ dan lain-lain. Tapi akhir-akhir ini kok jadi pusing sendiri, ya.. kebanyakan akun medsos! hihi...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bingung ngisi konten apa. Nge-blog aja pun jarang. *ngomongin diri sendiri* :))

      Delete
  22. Selalu sukaaa deh postingan Neng satu ini. Dari kemarin bolak balik kesini koq belum ada nu post nya, padahal udh brpa hari kick off.

    Kayaknya emang bener yaah, thn ini tu bakalan rame utk nebalin dompet #ehh. Tahun ini jg kayaknya makin rame beralih dari yg gratisan ke self domain :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kok, aku terharu bacanya, Mbak? :'(

      Aku kalo nulis kelamaan riset hahahaa. Jadinya ya gitulah, Mbak. Hiks. Apa perlu nge-draft post ini ya? :|

      Delete
  23. Ada tren baru lo, kak: tren jarang ngeblog. Itu tu, contohnya seorang (yang katanya) blogger tapi jarang update blog kaya yg nulis komen ini kak. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. INI NAMANYA SEKALI NAMPAR, SEMUA KELEMPAR! #nusukmeeeen

      Delete
  24. Gado-gado dan viral content. Lumayan dibantu share ma orang2

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku juga mau, sih, tapi males. #muahahaha

      Delete
  25. iyah mbak lifestyle blog akan tetap ngetren kok dari zaman ke zaman hehe...
    karena menurutku itu paling asyik
    nggak mentok sama satu tema
    @chikarin

    ReplyDelete
    Replies
    1. perbedaannya ada juga, sekarang makin meluas ranahnya. kalo dulu terpaku hanya beberapa konteks aja. :D

      Delete
  26. Oke sip, banyak ilmu yg bisa didapat dari sini...ini baru namanya VIP :D

    @Wawa_eN

    ReplyDelete
  27. Wah, sangat menarik sekali ulasannya mbak :) Kalo melihat pekembangan blogger tahun lalu sih tahun ini bakalan banyak perusahaan/agensi yang melibatkan blogger di event2 mereka. Secara selain mengenalkan produk/brand Blogger bisa jadi tester yang kritis. Hehehe..

    Salam kenal ya mbak, dari cahyogya.com :)

    ReplyDelete
  28. setelah membaca artikel ini saya mendapatkan ilmu baru, terima kasih ya atas infonya :)

    ReplyDelete
  29. Aku udah mulai ngeblog sejak 2008, tapi itupun sekedar curhat baper enggak jelas dan semacamnya. Kadang ditinggal dan angin-anginan. Aku enggak tahu apakah sudah telat atau belum. Aku baru kepikiran mau memanage blog-ku di tahun ini. haha. Ketinggalan banget nggak sih? T.T berasa sedih

    ReplyDelete
  30. Vlog itu emang mantap skrang ini, banyak yang memanfaatkan Vlog biar jadi artis socmed

    ReplyDelete