Move On

11:45:00 PM

Move On - ! Diary Khansa: Pada akhirnya, kamu akan sadar apakah dia layak diperjuangkan atau pantas diikhlaskan.

Sesuatu yang identik dengan perpindahan, memang tak semudah itu. Mau tidak mau, kamu harus bergelut dengan kenyamanan. Rasa nyaman karena terbiasa menyapanya. Rasa nyaman karena terbiasa menjadikannya sebagai salah satu alasan bahagiamu. Rasa nyaman karena terbiasa menunggunya. 

Manusia memang dekat dengan ketergesaan. Ingin melupakaannya cepat-cepat, ingin berhenti menyapanya sekarang juga. Seakan mulai esok, alam merestui untuk kamu tidak lagi melihat rupanya. 

Mulailah dengan perlahan. 

Pada awalnya, ingatan tentangnya akan lebih sering hadir dalam kepala. Bayangannya bisa menjelma cerita, quote-quote yang tumpang tindih di lini masa, bahkan lagu-lagu mellow yang mungkin tidak biasanya kamu dengarkan.

Kamu harus kuat untuk berpura-pura tidak peduli padanya.

Pelan-pelan, cobalah untuk tidak lagi diam-diam mengamati status Facebook-nya. Pelan-pelan, cobalah untuk tidak lagi mencari tau apa pun yang berkaitan dengannya. Pelan-pelan, cobalah untuk tidak lagi melihat-lihat foto yang membingkai senyummu dan dia.

Perubahan ini memang tak semudah kata bijak orang-orang. Awalnya, memang terasa seperti paksaan. Kemudian, menjadi sebuah kebiasaan. Akhirnya, yang ada adalah sebuah kenikmatan. 
Ya. Kelak, nikmat rasanya tak harus lagi membebani hati untuk seseorang yang tercipta memang bukan untukmu.

Pada akhirnya, kamu akan tetap sesekali melihat ke belakang. Hanya karena merasa rindu. Bukan untuk kembali, tapi karena pernah mengalaminya saja.

Ingat, sekuat apa pun kamu berusaha mensugesti dirimu, mungkin dia tidak akan pernah menjadi milikmu. Kamu tidak bisa menjaga hati orang lain sebelum kamu mampu menjaga hatimu. 

Percayalah, kamu harus tetap berjalan. Tak perlu berlari, tapi bukan juga berhenti. Just keep moving on....
Move On

You Might Also Like

6 comments

Comments
6 Comments
  1. Pada akhirnya, kamu akan tetap sesekali melihat ke belakang. Hanya karena merasa rindu. Bukan untuk kembali, tapi karena pernah mengalaminya saja.

    best quote

    ReplyDelete
  2. setuju banget dengan paragraf terakhir Percayalah, kamu harus tetap berjalan. Tak perlu berlari, tapi bukan juga berhenti.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Memang yang meliputi hati harus dijalani dengan hati-hati. :')

      Delete
  3. Kata-katanya mengena sekali. Salam kenal ya :)

    ReplyDelete
  4. semakin kuat usaha melupakn semakin sulit dia pergi dari ingatan *gagal move on hahahah

    ReplyDelete